• Wed. Aug 12th, 2020

    Kerja Bisa Bikin Depresi?

    ByAgent M

    May 7, 2020

    Apa kamu merasa tidak bahagia dengan pekerjaanmu saat ini? Atau mungkin kamu bertanya-tanya, apakah pekerjaan bisa bikin depresi? Well, kamu nggak sendirian kok.

    Sekitar seperempat para pekerja yang ada di dunia-pun mengalaminya. Merasa bahwa pekerjaan telah merenggut keceriaan hidup, dan stres yang bertumpuk itu kemudian berubah menjadi depresi yang tidak disadari.

    Dikutip dari kompas , dalam sebuah survei yang dilakukan terhadap 1.200 karyawan di Amerika diketahui hanya 12 persen saja yang merasa optimis dengan pekerjaannya.

    Para ahli-pun mengatakan penyebab utama depresi para karyawan itu adalah kondisi ekonomi yang tidak stabil, kemudian tekanan untuk berhasil dan mencapai target yang semakin tinggi, atau menciptakan konsep, dan juga menghindari kesalahan dalam bekerja. Tulis laporan survei yang dilakukan oleh sebuah perusahaan konsultan manajemen.

    Agar kita lebih memahami hal apa saja sih yang membuat para pekerja bisa depresi, mari kita simak yuk :

    1. Terlalu Berorientasi Pada Hasil.

    Para pekerja tentu akan merasa senang jika bisa produktif selama bekerja, dan bahkan bisa merasa sedih atau kecewa pada diri sendiri apabila ia tidak bisa produktif. Dengan memberikan target perusahaan yang semakin tinggi, hal ini tidak membuat pekerja lebih bahagia, meskipun di iming- imingi bonus atau rewards. Hal ini tidak dapat dijadikan motivasi kerja oleh pekerja. Motivasi pekerja harusnya berupa dorongan internal. Seperti penghargaan positif dan dukungan sosial. Tidak jarang pekerja yang bercerita bahwa dirinya kerap berhasil mencapai target perusahaan, namun tidak pernah mendapatkan penghargaan positif atas hasil kerja kerasnya. Sebenarnya hal ini tidak sulit dilakukan kok bagi para petinggi atau atasan dalam perusahaan. Saat pekerja melakukan pekerjaannya dengan baik, bahkan berhasil mencapai target, berikanlah respon positif. Seperti “Pekerjaanmu keren sekali! Good Job! Saya percaya kamu akan melakukannya dengan baik juga bulan depan. Mari kita semangat!” Kalimat positif ini terbukti dapat memberikan motivasi bagi para pekerja. Itu berarti perusahaan menghargai atas pencapaian pekerjanya. Bukan hanya sekedar melihat hasil saja. Tapi lihatlah perjuangan pekerja.

    2. Di Motivasi Oleh Rasa Takut.

    Situasi ekonomi yang sulit serta sedikitnya lapangan kerja, membuat pekerja merasakan takut, mereka takut jika berbuat kesalahan dalam bekerja, mereka akan dipecat. Cobalah untuk meyakinkan pekerja bahwa pekerja mampu bekerja dengan baik. Dan untuk kamu si pekerja, cobalah mulai mengurangi rasa takut. Percayalah jika kamu telah melakukan pekerjaanmu dengan baik, tentu tak ada yang perlu kamu khawatirkan.

    3. Tidak Ada Kepuasan.

    Ketika beberapa pekerja ditanyakan apa yang membuat kamu bertahan pada pekerjaan meski gaji yang diberikan kecil?? sebagian besar menjawab , mereka bertahan karena adanya kesempatan untuk mengembangkan karir, pekerjaan yang menantang dan menarik, serta kesempatan untuk meningkatkan skill melalui training yang sesuai, dan juga karena lingkungan kerja yang nyaman.

    Baca lebih lanjut alasan kenapa pekerja memilih resign : Klik disini

    Jika kamu mengalami masalah depresi akibat pekerjaan ataupun karirmu, jangan sungkan untuk segera menghubungi kami. Ada Tim yang siap untuk meringankan bebanmu dengan bantuan Agent terkait.

    Timhore

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    error

    Let's share :)

    error: Content is protected !!