• Fri. Dec 4th, 2020

Timhore – Siapakah diantara kalian yang penasaran, apa itu self-love?

Apakah ini tentang melakukan make over atau mengganti caramu berpakaian?

Apakah dengan selfie setiap hari dan menyebarkan lewat media sosial itu menunjukkan self-love?

Apakah dengan memiliki pacar bisa menumbuhkan self-love?

Meskipun mungkin secara kasat mata kamu akan terlihat baik, namun menumbuhkan self-love bukanlah dengan pemikiran seperti diatas.

Self-love adalah keadaan penghargaan untuk diri sendiri yang tumbuh dari tindakan yang mendukung pertumbuhan fisik, psikologis, dan spiritual kita (Khoshaba, 2012). Self-love memerlukan usaha dan tindakan untuk menumbuhkan rasa menghargai dan menghormati diri sendiri sebagai manusia yang layak untuk dicintai.

Self-love adalah usaha aktif yang dilakukan oleh diri kita sendiri, untuk menerima ketidaksempurnaan diri secara utuh atau menyeluruh.

Terkadang konsep self-love disalah artikan menjadi narsisistik.

Hal ini sangat salah.

Self-love itu adalah mencintai diri sendiri tanpa membutuhkan pengakuan dari orang lain atau membandingkan dengan orang lain, merasa tidak apa-apa jika mengalami kegagalan atau merasa ragu dengan diri sendiri. Sedangkan narsisistik adalah kebalikannya, terlihat dalam usahanya untuk terus menerus dilihat oleh orang lain, merasa dirinya yang paling pantas mendapat perhatian dan selalu membandingkan dirinya dengan orang lain.

Kamu mungkin sering dengar kalimat ini, “Kamu harus mencintai dirimu sendiri sebelum mencintai orang lain.”

Pernyataan ini menunjukkan bahwa semua itu berawal dari dirimu sendiri. Ketika kamu merasa dirimu damai dan tenang, pasti kamu akan menunjukkan itu kepada orang-orang disekitarmu. Karena self-love juga berarti kamu memperlakukan diri kamu seperti kamu memperlakukan orang yang kamu sayang. Jika kamu bisa sangat memperhatikan kesehatan orang lain, makanan sehat yang dimakan orang lain atau masa depan orang lain, maka lakukan itu juga pada dirimu sendiri.

“Gimana sih, kok gitu aja ga bisa? Payah.”

“Gendutan ya sekarang?” atau “Ga suka makan bukan? Kok kurus banget?”

“Orang lain bisa kok kamu ga bisa-bisa sih?”

Ya, kalimat-kalimat tersebut  familiar sekali ditelinga kita, atau bahkan kita tumbuh dengan kalimat-kalimat demikian. Entah sekarang kalimat tersebut masih dilontarkan oleh orangtua kita, saudara kita, guru di sekolah, teman yang merundung atau bahkan oleh diri sendiri seakan menghukum diri atas kejadian yang tidak sesuai harapan kita. Inilah yang membuat seseorang tidak memiliki self-love.

Lalu, bagaimana cara menumbuhkan self-love?

1. Mulailah dengan melihat dirimu, perhatikan dirimu dan kenali pikiran serta perasaanmu lebih dalam.

2.  Bertindaklah sesuai dengan yang kamu butuhkan. Jika yang saat ini kamu butuhkan adalah melepaskan masa lalumu yang menyakitkan, maka lakukan itu segera.

3. Penuhilah kebutuhan dasarmu untuk kesehatan fisik dan psikismu, lewat nutrisi yang baik, olahraga, kualitas tidur yang baik dan pergaulan yang sehat.

4. Membatasi dirimu dari hal-hal yang akan membahayakan fisik dan psikismu, seperti bekerja sampai larut atau mempertahankan toxic relationship. Tegaslah kepada dirimu untuk mengatakan ‘tidak’ pada sesuatu yang kamu tahu tidak baik bagi dirimu.

5. Maafkan dirimu. Tidak ada kegagalan jika kamu belajar dan tumbuh dari kesalahanmu dimasa lalu, pelajari itu terus di dalam kehidupanmu.

6. Tentukan tujuan hidupmu. Hidupmu akan lebih terarah dan berjalan sehat, juga melatih dirimu untuk berfokus pada tujuanmu sendiri bukan berdasarkan apa yang orang lain harapkan pada dirimu.

7. Jadikanlah dirimu sahabat terbaikmu. Seorang sahabat yang bisa mengingatkan kelebihan dan kekurangan kita, seorang sahabat yang mencintai diri kita apa adanya dan seorang sahabat yang peduli segala keadaan kita.

Dengan self-love yang kamu miliki, ini akan berdampak tidak hanya untuk dirimu sendiri tetapi juga orang-orang disekitarmu.

Mari tumbuhkan cinta, pada dirimu, pada sekitarmu dan pada dunia.

“To fall in love with yourself is the first secret to happiness.”

Robert Morley

Editor : Agent M

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *